Selasa, Maret 24, 2009

HATI - HATI BUAT YANG DOYAN KEDUKUN/PARANORMAL , KWAMIA (RAMAL NASIB)!

Kalangan etnis Tionghoa ini, berpenampilan sederhana. Ditemani Acu,
istrinya, Harun Yusuf menjawab serta membuka semua rahasia kwamia secara
gamblang

Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia:
"Pasien yang datang justru dikutuk Si Tukang Kwamia!" Harun Jusuf, mantan
tukang mantan tukang kwamia yang namanya pernah sangat ngetop dia
blak-blakan. Iapun mengaku sedang menyiapkan sebuah tulisan untuk
diterbitkan
menjadi sebuah buku mengenai perjalanan hidupnya.

TANYA: Bapak sangat dikenal sebagai tukang kwamia di kalangan etnis
Tionghoa. Apa yang Bapak lakukan setiap kali pasien datang?
JAWAB: Begini. Tak semua pasien yang datang diterima. Tetapi, harus saya
uji dulu. Maksudnya ialah saya tanyakan tanggal lahirnya lengkap dengan
jam
kelahirannya. Lalu didaftar,tunggu, antri dan jam berapa bisa diterima..

TANYA: Maksud Bapak?
JAWAB: Dari tanggal lahirnya, kita harus bikin Pek Jie. Pek Jie ialah
sebuah
daftar di mana kita dapat menghitung dengan mengutak atik angka
berdasarkan
tanggal lahir sehingga menghasilkan sebuah angka. Jam, tanggal, bulan,
tahun
kelahiran diterjemahkan dalam dua huruf. Angka ini disebut Bintang
("Xing").
Nah, dari sinilah nasib manusia berjalan sesuai dengan apa yang sudah
ditentukan oleh Pek Jie.

TANYA: Dan, ternyata memang tepat?
JAWAB: Saya jamin 90% tepat, karena memang sudah diuji. Jadi, saya
menerima
pasien tak sembarangan. Jika menurut perhitungan berdasarkan ! masa
lalunya,
kapan menikahnya, kapan punya anaknya, sudah 90 % tepat barulah saya
jadikan
pasien. Tetapi, kalau kurang dari segitu tak mau saya jadikan pasien.
Bisa
saja saya katakan bahwa tanggal lahir yang diberikan kepada saya itu
salah
tanggalnya, karena orangtuanya memang salah mencatatnya.

TANYA: Benarkah seseorang yang datang minta dikwamia, rohnya sudah
dikuasai
terlebih dulu ?
JAWAB: Ya, benar. Rohnya sudah berada di dalam cengkeraman roh yang saya
pelihara. Sejak itu roh pasien harus tunduk pada roh saya apapun yang
saya
perintahkan. Misalnya saya ramalkan bahwa orang itu akan bercerai, maka
rohnya tunduk 100% dan dia pasti akan bercerai! Padahal sebenarnya belum
tentu ia akan bercerai. Roh kamilah yang justru menakdirkan, merencanakan
semuanya itu. Ini, yang saya pikir paling tepat. Makanya, tukang kwamia
yang
makin jitu, makin berbahaya, berarti yang dipeliharanya makin hebat.
Bekingnya makin hebat.

TANYA: Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru dari si tukang kwamia
kepada si pasien?
JAWAB: Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya dipakai oleh roh yang ada
dalam
diri saya untuk mengutuk manusia atau pasien yang datang! Dengan begitu
setiap pasien berada dalam cengkraman kami. Melalui mulut kami, tukang
kwamia keluar kutukan-kutukan yang harus dijalankan secara tak sadar oleh
si roh pasien itu.

Misalnya, jika dikutuk bahwa tahun depan ia akan disikat
orang perusahaannya, biar bagaimana hati-hatipun perusahaannya pasti akan
disikat orang lain. Mengapa? Karena rohnya sudah sepenuhnya tunduk kepada
roh kami si tukang kwamia! percaya kepada tukang kwamia, ia menjadi hamba
dari roh tukang kwamia. Menjadi hamba roh tukang kwamia, pasti ada
imbalan
atau tumbal yang harus dibayar. Ingin diramal baik, sudah tentu tak
gratis.
Jadi, harus ada bayarannya dan bayarannya mahal yaitu nyawa salah seorang
keluarga kita. Seperti yang dulu pernah saya alami. Dua orang anak saya
meninggal dunia.

TANYA: Jadi, tumbal adalah suatu keharusan jika kita meminta sesuatu
kepada tukang kwamia?
JAWAB: Di dunia mana ada yang gratis, kecuali ASI, air susu ibu yang Kita
minum. Kita pinjam uang kepada bank. Tak mungkin bank memberi secara
gratis.
Kita harus membayar bunganya, bukan? Kita pinjam uang sama teman. Namanya
hutang, bukan? Kecuali dari orangtua kita. Di alam roh juga begitu.
Harus
ada harga yang harus dibayar. Karena itu, jika memperoleh hasil, maka
hasil
itu harus jelas, apakah dari Tuhan atau bukan. Jika dari Tuhan, maka Ia
akan
memberi tanpa imbalan. Gratis! Misalnya Ia menciptakan matahari. Orang
jahatpun bisa menikmati sinar matahari. Begitu pula dengan air. Air,
Tuhan
berikan secara gratis. Kalau kita harus membeli air, itu karena kita
harus
membayar ongkos pembuatan air. Airnya kan gratis.

TANYA: Menurut orang Tionghoa yang kokoh memegang tradisi lamanya,
peranan Shio sangat penting dalam perjalanan hidupnya.

Bagaimana sebenarnya hal itu?

JAWAB: Karena tradisi yang turun-temurun, watak manusia sudah tak
berfungsi
sebagai watak manusia yang sebenarnya. Sifat dan watak manusia sudah
seperti
berubah menjadi sifat dan watak binatang. Hal ini terjadi karena sejak
zaman
dulu, orang Timur sudah ditaklukan oleh gambaran hewan dalam Shio-shio
itu.
Mau tahu artinya Shio? Shio artinya persis atau sama dengan! Siapa yang
bisa
mengutuki anak kita, kalau bukan orangtuanya? Melalui shio itu akhirnya
kuasa jahat itu, memakai mulut orangtua supaya mengutuki anaknya!

TANYA: Jadi, kalau begitu tak ada shio yang baik?
JAWAB: Mana ada ! Nasib binatang mana ada yang bagus. Kelinci artinya
playboy. Rumah tangga bakal hancur. Naga, artinya kesombongan. Ular
artinya
licik. Tikus merusak, kerbau bodoh, macan sadis atau buas, kuda
diperbudak
atau ditunggangi orang. Kambing,kebangetan atau "awban" atau berjiwa
pemberontak, monyet nakal. Apa saja berani dia coba. Ayam jadi santapan
orang banyak, anjing tak bisa membedakan. Jika dipelihara perampok, dia
akan
membela perampok atau majikannya saat melawan polisi. Tak mungkin dia
membela polisi saat itu, bukan? Babi? Huh! Dia kan binatang jorok. Selalu
kembali ke tempat yang kotor dan nasibnya selalu berakhir di tempat
pembantaian.

TANYA: Kalau dengan horoskop?
JAWAB: Nah, di dunia Barat, dikutuki melalui horoskop yang mengambil
sifat-sifat binatang. Manusia sudah berada dalam perangkap iblis dan
iblis
sudah berkeliaran di dunia ini dan mempengaruhi manusia agar jiwanya
tidak
seperti manusia melainkan berjiwa dan bersifat seperti binatang. Ajaran
manusia membunuh, merampok, memperkosa. Kita lihat anak membunuh
orangtuanya, ayah meperkosa anaknya, jiwanya sudah seperti binatang.

Pesan :
So, jangan percaya& coba2 lihat ramalan u/ hindari adanya celah dosa.
Percaya pada Tuhan and DO ALL THE BEST IN OUR LIFE FOR GOD GLORY.

God Bless You.

perhatian dan kasih sayang

1. Pelajaran Penting ke-1

Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak
pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup
cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir.

Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas
pembersih sekolah ?. Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat
perempuan ini. Tinggi,berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya
tahu nama depannya... ? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja
dengan jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada
Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak. "Tentu Saja
Dihitung !!" kata si Profesor. "Pada
perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting!. Semua
harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman,
atau sekilas
"hallo"! Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan
ibu pembersih ekolah adalah "Dorothy".

2. Pelajaran Penting ke-2 Penumpang yang Kehujanan

Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah
berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan
dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya
lagi rusak, dan perempuan
ini sangat ingin numpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba
menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda
bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini.
Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, yaitu
pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu
tempat, untuk
mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat
sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu,
menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda. 7 hari berlalu, dan tiba-tiba
pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya, karena yang
datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar
berwarna (1960-an !) khusus dikirim kerumahnya.Terselip surat kecil tertempel
di televisi, yang isinya adalah : " Terima kasih nak, karena membantuku di jalan
Tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung
saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat
untuk hadir disisi suamiku yang sedang
sekarat... hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan
tidak mementingkan dirimu pada saat itu"

Tertanda
Ny.Nat King Cole.

Catatan :
Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA

3. Pelajaran penting ke-3

Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani. Di zaman eskrim
khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun
masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita
menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa
ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin
di kantongnya.... "Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen"
kata si pelayan sambil uring-uringan.
Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi
dikantongnya. "Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya.
Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi
di atas meja dan terus melengos berjalan. Si anak ini kemudian makan ice-cream,
bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk
membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun
disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.
Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang
"layak" ......

4. Pelajaran penting ke-4 - Penghalang di Jalan

Kita Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu
besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat
apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan. Beberapa pedagang
terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk berjalan melingkari batu
besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena
tidak membersihkan jalan dari rintangan.Tetapi
tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu.
Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur.
Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba
memindahkan batu itu kepinggir jalan.
Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu
besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata
ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja.
Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan
batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita
tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi
kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.

5. Pelajaran penting ke-5 - Memberi, ketika dibutuhkan.

Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah
sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang
penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan sembuh, hanya ada
pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh
dari penyakit yang sama.
Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu.
Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak
kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak
perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas
panjang dan berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu
bisa menyelamatkan kakakku". Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini
berbaring di tempat tidur,disamping kakaknya.
Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya
menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang
bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter... ?" Rupanya si kecil
sedikit salah pengertian.

Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa
kakaknya. Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya....



Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang,
Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan,
dan Joget & nyanyilah seolah tidak ada yang nonton.

.... DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG ..

ingin bertanya sesuatu? cari jawabannya disini.

Search Internet
Powered By : My Search Funds